RSS

Pakan Lele Organik, Dikembangkan





Kediri, kstv.co.id – Pakan ikan lele organik yang dikembangkan peternak ikan lele di Kabupaten Kediri, membuka peluang baru bagi peternak ikan lele, setelah naiknya harga pakan sejak sepekan terakhir. Sehingga adanya pakan organik ini peternak ikan lele dapat menekan biaya untuk keperluan pakan hingga 50 persen.
Naiknya pakan ikan lele akibat dampak dari kenaikan Tarif Dasar Listrik / TDL, tidak berimbas bagi para peternak ikan lele di Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, setelah berhasil membuat pakan ikan lele organik yang berbahan dari limbah kotoran sapi. Saat ini pakan ikan lele yang berupa pellet, dipasaran mengalami kenaikan dari harga 6.000 rupiah per kilogram menjadi 8.000 rupiah per kilogram. Jika dibandingkan dengan harga pakan lele organik yang berbentuk cairan jauh lebih murah 2.000 rupiah per liter.
Untuk menghasilkan 1 ton ikan lele siap konsumsi, jika menggunakan pakan pellet menghabiskan pakan 1 ton, sedangkan apabila menggunakan pakan organik hanya membutuhkan 2.300 liter. Sementara bobot dalam 1 kilogram ikan lele yang diberi pakan pelet berjumlah antara 8 hingga 9 ekor, sedangkan yang diberi pakan organik 7 hingga 8 ekor. Saat ini harga ikan lele di pasaran mencapai 14.000 rupiah per kilogram.
Untuk menghasilkan pakan lele organik ini, peternak hanya mengumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara disiramkan.(and/hyd)


0 Responses to "Pakan Lele Organik, Dikembangkan"

Poskan Komentar

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors